Kumpulan Karya Seni Nyentrik dan Orisinal Melalui Mahasiswa FK

Kumpulan Karya Seni Nyentrik dan Orisinal Melalui Mahasiswa FK

Jumat, 13 Januari 2017

Chrisent



Chrisent merupakan salah satu persekutuan SMA kristen yang ada di Makassar,tepatnya di SMAN 17 Makassar namun uniknya kebanyakan warga Seventeenager's beranggapan bahwa Chrisent salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang di miliki oleh Jubel (pangggilan khas untuk SMAN 17 Makasssar). Persekutuan ini bisa dikatakan masuk juga ke dalam wadah/lingkup yang lebih besar yang dikenal dengan PSKU (Persekutuan Siswa Kristen Ujungpandang) tetapi tidak langsung dibawahi atau dikoordinasi dari PSKU yang semacam dibawahi lagi oleh Perkantas (Persekutuan Kristen Antar Universitas) Makassar. Chrisent ini memiliki singktan khas dan unik, jadi Chrisent itu akronim dari Christian Family of Seventeen. Chrisent dulunya sudah ada di Jubel pada awal berdirinya SMAN 17 Makassar pada tahun 1992/1993 tetapi masih dikenal dengan isitilah PSK 17 (Persekutuan Siswa Kristen SMAN 17 Makassar) dengan program kerja tahunannya hanyalah perayaan natal namun karena adanya desas-desus, gosip, dan rumor yang beredar di masyarakat yang kian hari makin tidak jelas karena singkatan yang mengarah ke suatu hal negatif yang terkenal dengan "wanita nakal" maka dari itu ketua dan wakil ketua pada saat itu (penulis lupa angkatan berapa) mengganti dan merubah singkatan aneh itu menjadi Jinggle Seventeen. Nama ini tak bertahan lama karena pada angkatan 6 Jubel yang diprakasai oleh Kak Budianto Napoh selaku ketua saat itu mengganti nama Jinggle Seventeen dan bertahan hingga sekarang dengan nama Christian Family of Seventeen atau akronim yang selalu melintas di pikiran anggotanya Chrisent atau CHR17. Penggantian nama ini sampai sekarang belum diketahui jelas waktu dan tempat nama itu digagas oleh senior kami. Anggota Chrisent terdiri atas interdenominasi gereja mulai dari Protestan, Pentakosta, Katholik, Kharismatik dan lain-lain. Chrisent memiliki visi yang telah ditetapkan oleh angkatan Kak Budi dan harus diteruskan kepada generasi penerusnya di Chrisent yaiut 1 Timotius 4 : 12 "Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu". Persekutuan ini dibangun dan didirikan tidak mudah bahkan bisa dibilang hingga meneteskan air mata para senior kami karena begitu banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh senior kami ketika menjalankan berbagai program kerja yang telah disusun dan telah dirapatkan bersama. Chrisent bekerja sama dengan Bidang 1 Non-Muslim OSIS/MPK SMAN 17 Makassar dalam menjalan program kerjanya sehingga dalam melaksankan program kerjanya mendapatkan dana/bantuan dari OSIS/MPK SMAN 17 Makassar, bukan hanya itu program kerja yang terlaksana nanti akan dipertanggungjawabkan dalam LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) Bulanan OSIS/MPK SMAN 17 Makassar. Kepengurusan di dalam Chrisent dijalankan dengan satu periode dengan yang menjadi inti dan koor divisi di Chrisent adalah angkatan yang tertua,memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pengurus sebelumnya, dan telah mengikuti wawancara kepengurusan, dan umumnya harus mengambil bagian dalam Kelompok Kecil (KK) atau Kelompok PA atau Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Kepengurusan ini memiliki inti CHR (ketua, wakil ketua, serketaris, dan bendahara), komisi ibadah, komisi doa dan pemerhati, komis musik dan perlengkapan, serta komisi hubungan masyarakat.


Chrisent memiliki program kerja besar sebagai suatu organisasi maupun persekutuan yaitu, Malam Bina Akrab, Ret-reat, Natal, dan Paskah. Dalam pelaksanaan program tadi, malam bina akrab selalu dirangkaikan dengan ret-reat. Tujuan acara Malam Bina Akrab dan Ret-reat dilaksankan untuk mengakrabkan satu sama lain anggota Chrisent yang baru dengan anggota Chrisent yang lebih senior dengan kakak-kakak alumni Chrisent disamping itu acara ini dilaksanakan untuk mengasingkan diri dari berbagai kesibukan yang ada di Makassar untuk berkumpul bersama, sharing antar angota chrisent, tentunya beribadah , malam api unggun, games Ret-reat/keakraban dan berbagai macam kegiatan yang ketika acara ini sudah dilalui dan dilewati selalu dirindukan oleh setiap elemen orang yang terlibat di dalamnya. Pada acara ini juga momen-momen yang ditunggu oleh penulis dimana adanya malam api unggun (disini penulis beserta anggota, pembina, alumni CHR saling mengakrabkan diri satu sama lainnya melalui games, bernyanyi bersama, dan menari tentunya), malam talent show (disini seluruh anggota CHR melakukan pertunjukkan talenta dan bakat yang mereka miliki mulai dari nyanyi, drama hingga stand up comedy dan talent lainnya yang Tuhan hadirkan di Chrisent), dan perjalanan di bis dimana sepanjang perjalanan kita bercanda tawa bersendau gurau dengan senior dan alumni Chrisent bahkan pembina CHR pun tak sungkan untuk turut ambil bagian di dalamnya. Acara ini biasa dilaksankan pada liburan panjang warga Seventeenager's atau biasa bertepatan dengan libur puasa, acara ini umumnya dilaksankan pada zaman penulis di Tana Toraja/Toraja Utara/Malino (intinya di daerah pegunungan). 






Selanjutnya ada program kerja ketiga besar yang dimiliki oleh Chrisent yaitu Perayaan Natal. Pada perayaan natal pada era penulis biasanya dihelat pada awal Januari atau pertengahan Januari di Makassar karena menunggu saudara seiman kami yang Katholik boleh merayakan natal di atas tanggal 25 Desember. Acara ini diisi dengan berbagai pujian dan kidung natal dari berbagai interdenominasi gereja, drama natal, tari-tarian natal, dan berbagi kasih natal seperti kepada anak yatim atau yatim piatu, penyandang disabilitas, dan orang-orang lain di luar sana yang membutuhkan bantuan dana maupun materi. Bagi penulis untuk program kerja yang satu ini yang paling ditunggu-tunggu adalah foto di photobooth biasanya pada era penulis itu selalu bersaing dengan angkatan lain untuk menguasai stand photobooth untuk pengambilan foto paling banyak dan foto paling keren.







Kemudian program besar yang terakhir yang dimiliki oleh Chrisent adalah Paskah. Acara Paskah dilaksankan tentunya setelah perayaan Paskah Gerejawi tepatnya seminggu atau dua minggu setelah perayaan Paskah Gerejawi. Acara ini berbeda dengan Ret-reat yang biasanya dilaksankan di daerah pegunungan/daerah yang memilki iklim yang dingin tetapi dilaksankan di tempat yang jauh juga seperti Ret-reat tetapi tidak begitu jauh dari Makassar seperti Maros atau Malino. Hal ini juga didasari karena tidak adanya libur panjang warga Seventeenager's dan acara ini dilaksankan pada Jumat setelah sekolah sehingga pada zaman penulis waktu itu untuk hari sabtunya pengurus CHR harus izin kepada kepala sekolah. Pada acara ini kurang lebih sama dengan acara Ret-reat tetapi tidak ada malam api unggun dan malam talent show melainkan diganti dengan "Cari Telur Paskah" dan "Malam Pastoral". Malam pastoral adalah malam dimana seluruh anggota Chrisent membawa berbagai beban-beban yang mereka pikul selama ini dan mengakui segala pelanggaran dan dosa mereka dengan dikelilingi oleh Salib yang dirangkai dari lilin kemudian sambil diiringi oleh lagu-lagu, peserta yang ikut berdoa atau menutup mata mereka dengan penutup mata yang telah dibawa dari rumah masing-masing. Biasanya waktu penulis ikut banyak angota Chrisent yang menangis dan hingga pingsan (???). Di malam ini juga yang memimpin pada zaman penulis bisa pembina CHR, pendeta atau pastor. Kemudian ada cara "Cari Telur Paskah", sama halnya dengan acara cari telur pada perayaan paskah lainnya, acara ini dilaksankan pada subuh hingga pagi hari kemudian nantinya peserta akan berlomba mencari telur paskah sebanyak mungkin untuk nantinya ditukarkan dengan doorprize yang disediakan oleh panitia bagi para pemenang.






Chrisent saat ini masih ada di peredaran organisasi-organisasi di Jubel. Sejauh ini Chrisent sudah dipimpimn oleh orang-orang berbagai macam karakter dan sifat yang berbeda-beda dengan gaya memimpin dan kharisma yang berbeda-beda juga tentunya. Sepengetahuan penulis, pemimpin yang memimpin Chrisent merupakan bukan pemimpin sembarangan yang sudah "klop" antara ketua dan wakil ketua dan telah disediakan Tuhan pastinya dengan terobosoan besar yang begitu kontribusi bagi perjalanan pelayanan Chrisent di dalam Jubel maupun di luar Jubel dalam hal ini pelayanan sosial atau pelayanan di Perkantas. Penulis akan sedikit mengenalkan para pemimpin-pemimpin ketua dan wakil ketua Chrisent dari masa ke masa yang penulis ketahui. Dimulai dari angkatan 14 itu dipimpin oleh Kak Budhi dan Kak Elia mereka ini sekarang telah menjadi dokter dari FK Unhas, selanjutnya angktan 15 dipimpin oleh Kak Dwi lulusan Fisioterapi Unhas dan Kak Lia tengah mengambil strata-2 Mineral Benification ITB, selanjutnya angkatn 16 dipimpin oleh Kak Agyo lulusan Teknik Pertambangan Unhas dan Kak Jacson lulus Akuntansi STAN, selanjutnya ada angkatan 17 yang dipimpin oleh Kak Andrew lulusan Politeknik Ujungpandang dan Kak Anggi salah satu personil girl band ibukota, kemudian angkatn 18 dipimpin oleh Kak Daniel FMIPA UB dan Kak Ardy lulusan Teknik Metalurgi ITS, angkatan 19 dipimpin oleh Kak Dofran Teknik Sipil ITS dan Kak Jordan Akuntansi Unhas, selanjutnya itu angkatan penulis sendiri angkatan 20 dipimpin oleh Bryan Teknologi Pangan UB dan Dopang FK UKI, kemudian ada angkatan 21 dipimpin oleh Rara Akuntansi UI dan Alto FK Bosowa, dan terakhir pimpinan Chrisent yang baru lulus dari Jubel yaitu Anto Teknik Sipil Unhas dan Gerry Bea Cukai STAN. Sampai saat ini Chrisent sudah sampai di angkatan 25 Jubel dan tentunya masih eksistensi di SMAN 17 Makassar. Berikut inis sedikit dokumentasi foto antar angkatan di Chrisent.
Angkatan 14
Angkatan 15
Angkatan 16
Angkatan 17
Angkatan 18
Angkatan 19

Angkatan 20

Chrisent bagi penulis merupakan keluarga dan rumah kedua bagi penulis karena disini banyak pelajaran yang penulis petik dan miliki seperti perumpamaan gado-gado dengan bumbu kacangnya itulah Chrisent serta lauknya itu yang menandakan orang-orang di Chrisent dan orang-orang di dalamnya itu seperti permen nano-nano dengan permennya yang memiliki karakter, sifat, RAS, dominasi gereja, dan lain-lainnya yang berbeda-beda. Chrisent juga yang membantu penulis kembali beradptasi dengan kampung halaman yang telah penulis lama tinggalkan selama 9 tahun. Chrisent juga mengajarkan penulis untuk terus bertumbuh dalam pengenalan terhadap Yesus Kristus melalui kegiatan -kegiatan di dalamnya berupa program kerja Chrisent dan kelompok kecil/kelompok PA yang dipimpin oleh seorang staf perkantas/ kakak TPS (Tim Pelayan Siswa) Perkantas Makassar yang kami panggil Kakanda Tommy. Beliau sekarang sudah bekerja di salah satu kantor PLN di Kendari, Sulawesi Tenggara. 

Izinkanlah penulis sedikit bercerita mengenai keluarga kedua dan keluarga kecil penulis di Jubel penulis yaitu Chrsient 20. Pertama-tama saya akan mengenalkan teman saya yang mengikuti kelas akselerasi, dia bernama Bene, dia sekarang berkuliah di Arsitektur Itenas Bandung, tetapi bukan karena dia akselarasi dia tidak ikut menciptakan rasa kebersamaan dan keluarga di angkatan kami. Kemudian ada Anas yang sekarang sedang terdampar di FK Unhas (beliau adalah salah satu maestro musik di Chrisent). Selanjutnya ada "Gilbert" merupakan pria idaman para wanita yang sekarang menempuh pendidikan di STAN jurusan Akuntansi (salah satu sosok berpengaruh di angkatan 20 of 17). Kemudian ada Primitha merupakan wanita karir dan salah satu spesies terpintar di angkatan kami yang sedang berkuliah di FK Unhas. Selanjutnya ada Elvra yang berkuliah di Politeknik Ujungpandang jurusan Teknik Sipil (merupakan maestro singer di angkatan kami). Kemudian ada pria yang bisa dibilang hebat karena dapat menyeimbangkan otak kanan dan kirinya yaitu Eric yang berkuliah di FK Unhas. Setelah itu kita pindah ke wanita keibuaan yang selalu perhatian dan care kepada kami yaitu Vega yang sering kami ejek dengan julukan "ibu pendeta" karena dia merupakan orang paling alim di antara kami. Kemudian kita pindah ke wanita yang terlihat keibuaan di luar tetapi memilki sosok wanita pekerja keras idaman pria yaitu Asthree untuk saat ini satu-satunya dari angkatan kami yang sedang bekerja lulusan STAN jurusan Perpajakan. Selanjutnya ada pria humoris, kritis, dan atletis yang disebut Jason yang sekarang menggali ilmu di Teknik Elektro ITS (dikenal dengan julukan "burengsek")..selanjutnya salah satu pujangga cinta bagi para wanita di Chrisent yaitu Vano yang sedang tersesat di FK Unhas. Pindah ke pemimpin angkatan kami yang punya kharisma tersendiri yaitu Bryan yang menempun pendidikan di Fakultas Teknologi Pangan UB. Kemudian kita lanjut ke "Cintanya AADC di CHR20" ada Ebel yang tengah menempuh pendidikan di Perancis,tepatnya di Universitas Nantes dengan jurusan Psikologi Klinik. Selanjtunya ada pria unik yang dikenal dengan kata andalannya "manusia paling gak berguna" yang bernama Adit dia kini tengah mengambil konsentrasi di FK UKDW Yogyakarta. Setelah itu ada pria pujangga cinta yang selalu memikat hati para wanita baik di dalam Chrisent maupun di luar Chrisent yaitu Ishak yang tengah berjuang mencari cita-cita sejatinya di Teknik Kimia UPN Yogyakarta. Selanjutnya kita masuk ke wanita yang sangat hobi basket yang bernama Yuyun yang tengah berkuliah di Teknik Sipil Unhas (wanita garang di angkatan kami). Kemudian ada Nopri merupakan pria misterius dan master dalam hal mengolah si kulit bundar pria ini sedang menantikan cinta sejatinya di Teknik Sipil di ITN Malang. Salah satu orang yang paling ditunggu kehadirannya karena beliau adalah maestro yang profesional dalam berbagi bidang dari cinta,bola,relasi hubungan dngn orng lain, agama, hingga hal yang terkecil namun berarti yaitu style laki-laki ini bernama Rey sekarang dia tengah mengolah kemampuannya di Fakultas Managemnet UGM dia juga punya kata-kata andalang (Be Gloosy!!!). Terahkir itu ada pria yang selalu berkata-kata dengan dikaitkan ayat-ayat Alkitab pria itu bernama Jo sekarang dia tengah kuliah di Teknik Sipil Unsri.


Meskipun sekarang kami sudah berbeda-beda alamamater; terpisah jarak dengan waktu; dan memiliki kesibukan masing-masing, kami tetap menjalin hubungan yang baik satu sama lainnya terutama ketika kami sudah berkumpul bersama di Makaassar berbagi suka dan duka kisah kami di tanah rantau atau menceritakan berbagai pergumulan kami masing-masing. Kami memiliki kelompok kecil/kelompok PA yang berbeda-beda baik dari pria maupun wanita. Untuk pria kami memilki kelompok kecil yang dikenal dengan Kopi Tubruk (Kelompok Kecil Tumbuh Bersama Kristus) yang dicetus oleh Ishak di XII IPA 3.

Banyak hal yang saya pelajari di Chrisent tetapi kalimat ini sudah mewakil : "Do not expect your friends to be perfect people for you. But, help them to be a perfect person. because that is the meaning of true friendship"



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Jam

Kalender